Kader Partai Demokrat Menggelar Doa untuk Ibu Ani Yudhoyono

Beberapa waktu yang lalu ibu Ani Yudhoyono, istri mantan presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, didiagnosa menderita penyakit kanker darah. Guna keperluan pengobatan, sejak 2 Februari 2019 kemarin ibu Ani harus menjalani perawatan di National University Hospital, Singapura. Sebagai bentuk dukungan moral, para kader Partai Demokrat yang beragama Kristen dan Katolik menggelar doa bersama pada rabu (20/2) di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat.

Pada kesempatan itu Pdt. DR. Hanan Soeharto membawakan firman Tuhan dari Markus 3:7-10. Ia menjelaskan bahwa meski penyakit yang diderita ibu Ani tergolong serius secara medis, hal itu tidak boleh menjadi alasan bersikap pesimis akan kesembuhannya. Karena di dalam Alkitab, baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru, ada banyak kasus orang-orang yang sakit parah tetapi kemudian mengalami pemulihan.

“Setiap orang bisa menerima mukjizat kesembuhan dengan tiga syarat. Yang pertama adalah percaya akan mukjizat Tuhan. Kedua, ia harus menyadari kalau kesembuhan merupakan rancangan (kehendak) Tuhan bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya (1 Ptr. 2:24). Dan yang ketiga, memiliki iman untuk sembuh (Mat. 9:29). Setiap mukjizat terjadi karena iman, tetapi ketiadaan iman akan menghalangi seseorang menerima jawaban doanya. Termasuk kesembuhan ilahi,” urainya.

Seusai firman Tuhan, acara dilanjutkan dengan doa bersama. Meski dirancang mendadak, banyak kader Partai Demokrat turut hadir dalam acara sore itu. Termasuk di antaranya penyanyi Joy Tobing yang merupakan calon legislatif dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jakarta 2. Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan sebenarnya sudah mengkonfirmasi akan turut hadir. Namun di saat-saat terakhir terpaksa absen karena ada keperluan mendadak yang tidak bisa diwakilkan. (RG)

Related Posts

  • Post Image
  • Post Image

Social Icons